Dampak Positif dan Negatif Covid-19 Bagi Dunia Pendidikan
Saat ini dunia tengah dikejutkan dengan mewabahnya suatu penyakit yang disebabkan oleh sebuah virus bernama corona atau dikenal dengan istilah covid-19 (Corona virus disease- 19). Virus yang disinyalir bermula dari salah satu kota di China ini mulai menyebar luas hingga beberapa Negara, termasuk Indonesia. Ratusan ribu orang terpapar virus ini, bahkan puluhan ribu diantaranya meninggal dunia. Pemerintah pun mulai gencar menerapkan berbagai peraturan untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, salah satunya adalah dengan menerapkan physical distancing yaitu dengan menjaga jarak antara masyarakat, dan menghindari adanya pertemuan yang melibatkan banyak orang.
Bagaimana dampak virus korona tersebut terhadap dunia pendidikan di Indonesia?
Dalam hal ini, dunia pendidikan pun ikut terlibat di dalamnya. Melalui Kementerian Pendidikan Indonesia, mereka mengeluarkan kebijakan dengan meliburkan sekolah dan mengganti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) nya dengan menggunakan sistem dalam jaringan (daring).
Di situasi pembatasan sosial ini kegiatan pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap langsung, kini diubah menjadi kegiatan pembelajaran online dengan berbagai aplikasi yang dapat digunakan. Peran segala pihak sangat membantu kesuksesan proses pembelajaran dengan system daring ini. Bukan hanya peran pendidik serta pihak sekolah/universitas juga civitas akademik lainnya, namun peran serta orangtua dan pribadi siswa sendiri turut membantu melancarkan proses pembelajaran dengan system ini.
Dan langkah apa saja yang sudah dibuat oleh pemerintah dalam menangani pendidikan ditengah wabah ini?
Dari permasalahan yang muncul akibat covid-19 ini pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan diantaranya yang dikeluarakan oleh menteri pendidikan nadiem makarim yaitu:
Nadiem menegaskan tidak ada Ujian Nasional 2020 sebagai syarat kelulusan dan masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu, Ia juga membuat beberapa aturan terkait pelaksaan ujian sekolah. Berikut poinnya: Ujian Sekolah untuk kelulusan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Ujian Sekolah untuk kelulusan dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya surat edaran ini.
b. Ujian Sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya;
c. Ujian Sekolah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh;
d. Sekolah yang telah melaksanakan Ujian Sekolah dapat menggunakan nilai Ujian Sekolah untuk menentukan kelulusan siswa. Bagi sekolah yang belum melaksanakan Ujian Sekolah berlaku ketentuan sebagai berikut:
- kelulusan Sekolah Dasar (SD)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal). Nilai semester genap kelas 6 dapat digunakan sebagai tambahan niiai kelulusan;
- kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA) / sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan; dan
- kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) / sederajat ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Nilai semester genap tahun terakhir dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.
Pada masa pandemi ini kita semua dituntut untuk bergerak maju dan mampu mengoptimalkan penggunaan kemutakhiran teknologi dalam proses edukasi guna mengembangkan diri sehingga peran pendidikan tidak akan mati dan tetap mencerdaskan generasi penerus bangsa meski di tengah pandemi.
Meski dimasa sulit seperti ini, belajar dari rumah juga memiliki sisi positifnya juga loh… apa aja si dampak positif serta negative dari system daring ini?
Meski faktanya, publik memang melihat wabah corona ini justru sebagian besar hanya pada sisi negatifnya, padahal jika ditelurusi lebih, wabah ini selain memang mendatangkan berbagai masalah namun juga menghadirkan peluang-peluang baru bagi dunia pendidikan.
Berikut merupakan plus minus corona bagi dunia pendidikan:
Jika dilihat, dalam system pembelajaran daring ini terdapat dampak negative berupa terkendala akses informasi oleh sinyal yang menyebabkan lambatnya dalam mengakses informasi. Siswa terkadang tertinggal dengan informasi akibat dari sinyal yang kurang memadai. Akibatnya mereka terlambat dalam mengumpulkan suatu tugas yang diberikan oleh guru. Bagi guru memeriksa banyak tugas yang telah diberikan kepada siswa, membuat ruang penyimpanan gadget semakin terbatas. Penerapan pembelajaran online juga membuat pendidik berpikir kembali, mengenai model dan metode pembelajaran yang akan digunakan. Yang awalnya seorang guru sudah mempersiapkan model pembelajaran yang akan digunakan, kemudian harus mengubah model pembelajaran tersebut.
Namun, dibalik seluruh sisi negative pembelajaran daring ini, tentu juga terdapat juga sisi positivenya. Di antaranya, siswa maupun guru dapat menguasai teknologi untuk menunjang pembelajaran secara online ini. Di era disrupsi teknologi yang semakin canggih ini, guru maupun siswa dituntut agar memiliki kemampuan dalam bidang teknologi pembelajaran. Penguasaan siswa maupun guru terhadap teknologi pembelajaran yang sangat bervariasi, menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Banyak pembelajaran yang dapat diambil juga dari kondisi pandemi ini yaitu, mulai dari berbagai materi dan studi kasus timbul untuk dipecahkan bersama dengan peserta didik, kondisi sehari-hari yang bisa menjadi bahan untuk menambah literasi dan saling berbagi melalui diskusi dan penulisan opini, serta menjadikan orang tua semakin memainkan perannya dalam proses pendidikan anak dan pendamping dalam proses belajar yang semoga tidak hanya ketika masa pandemi. Dengan demikian, proses pembelajaran daring ini diharap mampu meningkatkan kesadaran untuk menguasai kemajuan teknologi saat ini dan mengatasi permasalahan proses pendidikan di Indonesia.
Cukup banyak dampak yang diberikan sebuah virus terhadap terhadap dunia, khususnya dalam system pendidikan di Indonesia. Meski demikian diharap seluruh pendidik, civitas akademik, siswa, serta orang tua mampu beradaptasi dengan baik, sehingga mampu melaksanakan system pendidikan dengan baik. Juga membantu Negara ini menghentikan laju penyebaran virus corona di Indonesia. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan jangan lupa #dirumahaja dan #bersatulawancovid19.
Salam Literasi, salam Lestari, Salam Konservasi
#meneliti
#mensyukuri
#fantasticbiologi
#pendidikanbiologi
Sumber:
https://www.suara.com/yoursay/2020/05/08/163106/plus-minus-corona-bagi-dunia-pendidikan
https://iain-surakarta.ac.id/hikmah-pandemi-covid-19-bagi-pendidikan-di-indonesia/
Komentar
Posting Komentar