Pesut Mahakam

Assalamualaikum warrahmatullahi wabaraakatuh

Hai Bioners!!

Selamat datang di Bisite, disitus milik Hima Biologi UHAMKA yang berisi info-info terkini, terpercaya dan pastinya bermanfaat untuk kita semua.. Kali ini kita mau bahas tentang Pesut Mahakam nih, baca selengkapnya ya

Seperti apa ya klasifikasi Pesut Mahakam nya?

Kerajaan          : Animalia

Divisi               : Chordata

Kelas               : Mamalia

Memesan         : Artiodactyla

Infraorder        : Cetacea

Keluarga          : Delphinidae

Marga              : Orcaella

Jenis                : Orcaella brevirostris

 

Nah, berikut merupaka deskripsi nya

Pesut Mahakam adalah karnivora yang memakan ikan, moluska dan hewan krustasea. Hewan ini memiliki umur yang cukup panjang, yakni dapat hidup hingga usia 28 tahun. Bahkan, ada pula yang sanggup hidup hingga usia 30 tahun

Penyebab kematian pesut Mahakam paling umum adalah terperangkap di jaring ikan. Ketika terperangkap, ia akan kehabisan oksigen dan mati di tempat. Pesut yang terjerat mengalami asphixiation (kekurangan oksigen). Padahal, biasanya pesut muncul ke permukaan air untuk mengambil oksigen.

Musim kawin pesut Mahakam antara Desember sampai Juni. Pesut jantan akan bersaing dengan pejantan lainnya untuk betina. Lalu, pesut betina akan mengalami periode kehamilan antara 9-14 bulan. Jumlah anak yang dilahirkan hanya satu dalam setiap periode. Sedikit, ya? Padahal, periode kehamilannya hanya setiap 3 tahun sekali.

 

Organ reproduksi pesut Mahakam akan matang pada kisaran usia 3-6 tahun. Ketika lahir, anakan pesut memiliki panjang 96 cm dan berat badan 12,3 kg. Dalam periode tujuh bulan pertama, anakan pesut akan mengalami pertambahan panjang 59 persen dan bertambah berat hingga 266 persen, ungkap laman Animal Diversity.

Sama halnya dengan spesies lumba-lumba lain, pesut Mahakam juga tinggal berkelompok. Satu kelompok berisi antara 3-6 pesut. Meski hidup berkelompok, pesut ini juga bersosialisasi dengan kelompok lainnya. Sama halnya dengan lumba-lumba lain, pesut Mahakam juga tergolong sebagai hewan yang cerdas.

Karena hidup berkelompok, tak jarang kita bisa menyaksikan banyak pesut sekaligus yang berenang bersamaan. Ini dimanfaatkan sebagai potensi wisata untuk menarik turis. Ketika sedang berada di Samarinda, kita bisa berwisata dengan kapal wisata yang tersedia. Jika beruntung, kamu bisa menyaksikan pesut di permukaan sungai.

 

Kira-kira seperti aoa ya ciri-ciri Pesut Mahakam itu?

a.       Bentuk kepala pesut Mahakam bulat seperti umbi serta mempunyai mata yang kecil. Pesut ini tidak memiliki moncong yang panjang. Peneliti mengatakan bahwa ini adalah bentuk adaptasinya terhadap air yang berlumpur.

b.       Warnanya abu-abu, bervariasi antara muda sampai tua.

c.       Tubuhnya polos tanpa motif khas

d.      sirip punggungnya kecil dan membundar di belakang pertengahan punggung

e.       Sirip dadanya lebar dan membulat

f.        dahinya bundar serta tak memiliki moncong seperti lumba-lumba lainnya

g.      Panjangnya berkisar antara 1,5 - 2,8 meter

h.       punya berat badan antara 114 kg sampai 133 kg, menurut Animal Diversity.

 

dan Dimana saja ya penyebarannya?


a.       Sesuai namanya, lumba-lumba langka ini ditemukan di perairan Sungai Mahakam, Indonesia.

Habitat pesut Mahakam bisa ditebak dengan mudah dari namanya. Lumba-lumba air tawar ini hidup di perairan Sungai Mahakam, sungai terbesar di provinsi Kalimantan Timur dan bermuara di Selat Makassar. Di Indonesia, kamu bisa menemukan pesut ini di muara-muara sungai di Kalimantan, meski kemunculannya semakin berkurang. Bukan hanya di Sungai Mahakam, pesut ini bisa ditemukan di perairan Danau Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Danau Semayang, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Danau Melintang, Kabupaten Kutai Kartanegara

b.      Ditemukan pula di perairan dangkal tropis dan subtropis

Di luar negeri, pesut Mahakam disebut juga dengan Irrawaddy dolphin. Persebaran pesut ini bukan hanya di Indonesia, tetapi juga negara tetangga Hal tersebut dikarenakan daerah penyebarannya terdapat di perairan dangkal tropis dan subtropis Indo-Pasifik

Kerabat terdekat pesut Mahakam adalah pesut Australia (Orcaella heinsohni). Lumba-lumba ini ditemukan di lepas pesisir utara Australia. Perbedaannya, pesut Mahakam memiliki dua warna, sementara pesut Australia memiliki tiga warna kulit. Selain itu, bentuk tengkorak dan sirip kedua spesies ini juga berbeda.

 

Wah, ternyata dia "Terancam Punah" loh kawan..

Terancam Punah (IUCN).

 

Pesut Mahakam kini diperkirakan tinggal 80 ekor di Indonesia. Sementara, di negara-negara tetangga, jumlahnya pun tak jauh berbeda. Di Sungai Mekong, diperkirakan tinggal 78-91 pesut yang tersisa, ungkap laman Wilderness Classroom. That's why, pesut Mahakam dikategorikan sebagai hewan yang terancam punah.

Pesut Mahakam tak mempunyai predator alami di habitatnya. Justru, manusia adalah pihak yang bertanggung jawab atas kematian pesut Mahakam. Biasanya, pesut akan mati akibat terjerat jaring atau terkena efek dari penangkapan ikan dengan menggunakan dinamit.

 

Nah ini ada foto kerangkanya ya kawan..

 

Kerangka di Museo di storia naturale e del territorio dell'Università di Pisa

Wahh.. Ternyata ada juga ya lumba-lumba yang hidup di salah satu sungai di Indonesia kita ini. Jadi lebih tau deh sekarang.

Biioners

Sekian dulu ya informasi dari Bisite. Terus ikuti info dari Bisite ini ya…

Tetap semangat, jaga kesehatan.

 

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Salam Literasi, salam Lestari, Salam Konservasi

#meneliti

#mensyukuri

#fantasticbiologi

#pendidikanbiologi





Refensi

https://jabar.idntimes.com/science/discovery/nena-zakiah-1/pesut-mahakam-regional-jabar/full

http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/bawal/article/view/366(vol.6 no.2 tahun 2014)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi Virus COVID-19